Senin, 01 Juli 2019

Hari ini

Aku kesal, sekaligus menyesal.
Aku kesal karena perkataanku yang belum terjaga, tanpa ingat akan akibatnya.
Aku kesal melampiaskan kemarahanku, ingin dia tahu, kemudian aku menyesal karena takut dia terluka.
Aku menyesal mengapa begitu semberono dan tergesa.
Aku kesal dan menyesal.

Sulit rasanya memperbaiki yang sudah-sudah. Itulah mengapa adab itu penting, mengapa bersikap baik selalu dianjurkan, dan mengapa dilarang mengambil keputusan saat sedang emosi.

Kini, aku hanya berharap satu hal, seperti pula yang sudah-sudah..
Allah, maafkanlah daku.
Allah, Izinkanlah daku, disisa umur ini, bahagiakan dia.
Allah, buatlah daku diampun oleh dia.
Allah.. ya rahmaan ya rahiim.
Mohon kabulkanlah.


Cantung, Juni 2019. 20:46


Senin, 24 Desember 2018

Days with You



PURE, TO BE REMEMBER
‘Tak terlalu banyak mengetahui, hingga hidup hanya terbatas pada bahagia dan hari-hari yang cerah. Semua masih pada batasnya, hatimu masih seputih salju. Jikamu masih selembut kapas, dan tuturkatamu masih sebening embun. Dirimu masihlah mutiara. Tetaplah kamu mutiara meski ia telah tercampur. Pulanglah, meski takkan lagi sama. ’ (Aku, N.q)

Days With You
Monday, December 24th 2018
He was waiting me in front of class, we walked together. I didn’t know anything else, that I know was: I loved him.
I was white, I just knew about Devil besides you and Boys Before Flowers’ movies, star and rain was beautiful to be enjoying together with you, always want to meet you when I in the school even just see you or heard someone told about you, and enjoying life without missing, memories, and pain.
And now, you make pain. You leave me and I miss u. Can we meet? Just meet, even don’t talk it can relieve my pain maybe not enough. What is the ending later, I don’t know. I hope it will be happy ending. Aamiin.
There were six classrooms, two were very memorable, or three. When you came late for mathematics additional class, you wear an orange short, friends laugh to you, I laugh also, but in my heart I was very happy because I can see you.
Then, on the other special classroom you said to my friend, when my friend lied to you that I was crying. You look at me and said to her “If she cries, I will cry also”. It makes me blown up.
Then, when we were reunion, we met again. We talked little, you bring cake, you washed dishes, and ignored women. After that time, I know you are a kind man.
And remember about those, make me love you more now.

But, I must run away. I am a dust, and you a moon.
Allah knows. Which the best to us, let it be going, as should as it be.
Cause if HE want, He will make we meet, but He didn’t.
That make strong, for I know that the ending will be an happy surprising, that erasing the pain and drying the tear. Aamiin

DAYS BEFORE IT



DAYS BEFORE IT
Monday, December 24th 2018

I failed again. My eyes, finger to search, and the time.
I heard, on the morning, a man said ‘Shouting to Rasulullah Saw. can erase the kindness of worship, just speak louder..” Then I thought, ‘how and what is the effect if someone do a sin and Rasulullah Saw. know it? It is like throw a sin to him, the precious person. We will lose bigger think’. Oh Rasulullah Saw, when will I make you smile, and proud of me?..
Now is Banten’s tsunami situation. It is feel very deep. The story of the seventen’s personals band and aa Jimmy who passed away, the victims, and the viewer. One thing that we know is ‘they are the choosen. When we dead because of sink on the water or struck down the debris, we becomes syahid, and I believe it. All of the victim is the best people, who was dead or still alive, because Allah loves them, want them to get the best place in jannah want to erase their sin. Then Allah also gives us the notification, to don’t forget to the death and still strong in Allah’s way. Then also, Allah wants us to help each other by money, pray, or the energy. Then which of the blessings of your Lord will you deny?
Then, there are so many friends already get married, my mother said to me that she wants also. I hope, I pray, Allah knows. I wish it will come soon.
The programs, want to spend time with the useful activities and don’t separate with Allah and Rasulullah. Then also keep five prayers and be kind daughter for my parents, because both are the key for me to reach paradise.
I ate patin, what is it in English? So delicious, I want to know the recipe.

Kamis, 09 Agustus 2018

Jangan Takut


D_3 in Hometown
Rasanya berat ketika masih belum bisa membantu meringankan beban orang tua. Sudah saatnya mereka istirahat walau tak sepenuhnya. Sudah saatnya mereka tenang menikmati masa tua. Belumlah mampu bernafas lega jika telah lulus kuliah dengan biaya orang tua namun belum bekerja. Belumlah terbayar semua tetes keringat dan jas mereka.
Tapi aku berjanji. InsyaAllah semua akan tiba pada saatnya.
Aku tak punya banyak. Kuat atau kuasa. Tapi Dia selalu buatku yakin dan percaya. Sudah terngaung ditelinga sejak dulu kla, bahwa rezeki, jodoh, maut semuanya ditangan Yang Maha Kuasa. Siapakah yang tiada Tuhan selain Dia yang berterusan dalam mengurus makhluknya tanpa letih dan penat? Siapakah yang menjadi penolong orang-orang beriman? Siapakah yang Maha merubah keadaan? Siapakah tempat bergantung yang tiada pernah mengecewakan? Siapakah selain Dia?
Maka, semoga dengan berkah mereka berdua, kehidupan ini berjalan diiringi aliran bakti dan taat kepada keduanya yang mengalir derasnya bagai hujan. Semoga mampu membahagiakan mereka, membanggakan mereka, meninggikan derajat mereka dihadapan Allah dan para makhluknya. Aamiin.

Belumlah Genap 40 hari



Bagaimana mampu menjadi baik jika terus buta terhadap dosa sendiri?
Baru sedikit saja ibadahnya, langsunglah menyangka diri ini orang suci, orang mulia, dan pantas dimuliakan. Padahal sholat masihlah banyak yang rusak, padahal yang wajib saja dikerjakan dengan tiada bersungguh, padahal tiadalah diri ini berhias dengan amal-amal sunah.
Yang paling parah adalah ketika diri ini menyangka lebih baik dari orang lain. Hingga suudzhon pada setiap orang. Apanya? Seolah lupa bahwa semua orang baik. Hanya saja kita belum tahu. Bukankah Allah menyembunyikan wali-walinya diantara manusia? Bukankah katanya disetiap berkumpul 40 orang disana pasti ada barang seorang wali Allah?  Kita benar-benar tidak pernah tahu.
Mungkin saja orang yang terlihat pendosa sebenarnya ia adalah kekasih Allah. Hati orang siapa yang tahu? Mungkin saja ia datang ke tempat judi untuk mendoakan agar mereka diampuni dan bertaubat. Mungkin saja ia membeli minuman keras untuk dibuangnya agar tak diminum oleh pemuda muslim? Mungkin saja dalam diam ia berdzikir kepada Allah?. Kita tidak pernah tahu.
Betapa hinanya diri ini. Andai Allah tak mencurahkan rahmatnya kepada diri yang hina ini, maka celakalah, habislah, hancurlah. Semoga Allah yang Maha Mencukupi hamba-hambanya, berkenan menolong seorang hamba yang hina ini.
D_1 in hometown.



Sabtu, 02 Juni 2018

Menghitung Hari


Menghitung Hari


10 Juli terasa masih lama, mampukah diri ini bertahan. Untuk tak menunggu lebih lama.
10 Juli mengingatkanku pada kejadikan 4 tahun silam.
Mengapa aku memilih pergi, mengapa aku mulai melihatnya, mengapa aku terus membacanya, dan mengapa sejak saat itu hingga hari ini aku melakukan semuanya.
Sejak saat itu, semuanya berubah. Hari-hari berlalu terasa begitu berat. Tanpa kusadari,semuanya sia-sia.
Hari terus berganti, semuanya gelap dan menjadi saksi. Terkecuali hari-hari dimana aku berada di sebuah desa nan jauh itu, selama 2 bulan. Didesa itu, aku mampu membuat hari-harinya menjadi terang, namun ketika aku pulang.. semua kembali sama.
Dan.. 40 hari adalah waktu yang lama. Andai sebelum genap hitungan itu aku menemui Dia, apa yang harus kukatakan? Pembelaan apa yang mampu kuutarakan? Jurang gelap seperti apa yang akan kumasuki? Kemarahan yang seperti apa yang harus aku hadapi?
Andai aku ditanya kemana nikmat yang selama ini dikaruniakanNya kugunakan. Andai aku ditanya tentang kemana waktu yang selama ini diberikanNya kuhabiskan. Andai aku ditanya tentang bekal apa yang sudah kupersiapkan. Andai aku ditanya tentang rasa malu yang menghilang saat aku dihadapanNya. Jawaban apa yang akan kuberikan?
40 hari, bukanlah waktu yang singkat. Semua bisa saja terjadi.

Dan malam ini telah berlalu 17 Ramadhan. Jika saja Ramadhan usai, apakah aku termasuk orang yang menang? Ramadhan yang setahun sekali ini, mengapa tak kumanfaatkan dengan sebaik-baiknya? Ini adalah kesempatan untuk kembali kepadaNya. Bukankah menemui Ramadhan adalah keberuntungan yang besar? Wahai diriku, janganlah engkau sia-siakan.
Aamiin.